Kategori
Argumentum in Absurdum

Cintanometer dan Couplepreneur

yongseo-couple

Hei kamu! Ya, kamu gadis manis yang suatu saat bakal jadi pendamping di sisa hidupku. Kamu yang sekarang entah sedang berada dimana, sedang apa, dan dengan siapa. Yang kehadiranmu belum terdeteksi oleh radarku.

Cintanometer. Oh. Andai teknologi ultra canggih ini benar-benar ada.

Hai kamu yang akan jadi ibu bagi anak-anak kita, kalau ada. Insya Allah, kamu seorang berkelamin berbeda denganku kan? Kalau sama, naudzubillah berarti.

Cintanometer. Andai gadget ini nyata, tak hanya fiksi seperti dalam cerpennya Kang Darwis Tere Liye. Aku tak sabar ingin mengidentifikasi siapa kamu sebenarnya.

Kategori
Fanfiction Non Fakta

[Fanfiction] Instagram

snsd taeyeon tiffany seohyun

“Mentang-mentang follower Instagram-nya sejuta, dari tadi foto-foto terus nih eonnie

“Yaelah, ga usah sirik gitu deh”

Temaram purnama menggantung di langit megapolitan yang terus menggeliat 24 jam tanpa henti. Di tengah malam pengap Hong Kong, dua yeoja yang didera mabuk pascaterbang, masih tampak terjaga di sebuah kamar hotel bintang lima. Padahal, besok mereka harus tampil menyapa ratusan pasang mata.

Kategori
Argumentum in Absurdum

Untuk Yang Akan Jadi Istriku

pink_girl_silhouette-wallpaper-768x1024

Hei kamu! Ya, kamu gadis manis yg suatu saat bakal jadi pendamping di sisa hidupku. Kamu yg sekarang entah sedang berada dimana, sedang apa, dan dengan siapa. Yg kehadiranmu belum terdeteksi oleh radarku.

Hai kamu yg akan jadi ibu bagi anak-anak kita, kalau ada. Insya Allah, kamu seorang berkelamin berbeda denganku kan? Kalau sama, naudzubillah berarti.

Hei kamu yg akan menghiasi bangunku dengan rona senyum indahmu tiap pagi, apakah kita punya selera musik yg sama? Apakah dikau suka dengan alternative rock dan k-pop juga? Kalau kau suka kan kita bisa berduet karaoke, bahkan bergoyang bersama mungkin.

Hei kamu yg akan sekamar dan pastinya akan seranjang bersama, sedang apa kamu malam ini? Semoga sedang tidak melakukan hal senonoh. Dan niscayanya tidak, karena kan laki-laki baik untuk perempuan baik. Nah, saya baik. Kesimpulannya kamu pun baik hati dan tidak songong.

Hei kamu yg akan aku ajak foto bareng pasca wedding, apakah kamu memikirkanku juga? Karena aku tidak terlalu. Aku lebih memilih mempersiapkan diri buat jadi pria terhebat buatmu.

Haha, udah ah. Gara-gara baca Filosofi Kopi-nya Teh Dee nih, jadi terbersit pikirin buat bikin prosa. Ga tau kenapa juga ngebahasnya tentang jodoh pula, ga lagi kasmaran atau apa saya.

Selamat malam, sayangku!