Kategori
Fotografi

Belajar Selfie dari Vivian Maier

vivian maier belajar selfie

Sebelum tahun 2009, nggak ada yang tahu siapa dia. Vivian Maier memang hanya seorang pengasuh anak. Masalahnya nanny satu ini punya kamera dan punya koleksi seratus ribuan jepretan tentang keseharian di Amerika sejak 1950. Dan jangan bayangkan foto-fotonya cuma asal jepret.

Ketika selfie jadi kosakata resmi pada 2010 lalu, sang pengasuh anak ini ternyata sudah sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu mempraktekan seni berfoto ini. Sebelumnya, kita simak dulu kisah unik sang nanny ini. Vivian Maier nggak bisa mencicipi popularitasnya. Ketenarannya justru melejit setelah beliau meninggal dunia. Adalah John Maloof yang beruntung bisa menemukan 100.000 film negatif di pelelangan barang-barang antik.

Kategori
Celotehanku

Selfie dan Seni Photobombing

Abraham Maslow Modern Human Needs
Hierarki Kebutuhan Dasar Manusia dari Abraham Maslow versi 2013

Di tahun ini, ‘Selfie’ dimasukan sebagai kata baru dalam kamus, bahkan ditempatkan sebagai Oxford English Dictionary’s 2013 Word Of The Year. Istilah yang berarti memotret diri sendiri kemudian mengunggah ke media sosial ini kalau boleh dibilang sudah jadi gaya hidup.

Ga hanya masyarakat biasa, kalangan elit seperti selebritis, pejabat, bahkan presiden sudah ketularan wabah narsis ini. Karena emang secara biologis, pengakuan sosial itu kebutuhan, bahkan ada area pada otak yang dikhususkan untuk aktivitas sosial ini. Jadi wajar aja kita punya keinginan untuk memotret, memposting, dan pastinya mendapatkan ‘likes’ dari situs jejaring sosial. Sangat manusiawi. 😀

Masalahnya, sekarang mah kebutuhan aktualisasi diri ini sudah sejajar dan dianggap sama pentingnya seperti kebutuhan dasar manusia paling pokok. Perilaku narsis di media sosial ini pun sudah berlaku universal.