Kategori
Catutan Pinggir Hiburan & Musik

Beragam Kepala dalam Talking Heads

Tina Weymouth baru-baru ini memiliki dua mimpi buruk tentang Talking Heads. Pertama dia bermimpi bahwa dia ketinggalan semua latihan untuk sebuah tur karena David Byrne mengiklankannya lewat koran. Ketika dia akhirnya tiba, ruangan itu penuh dengan musisi, setengah dari mereka adalah pemula di tiap instrumen. Byrne bertanya ke mana saja dia. “David,” katanya, “kamu kan tahu aku enggak baca koran.”

Kategori
Catutan Pinggir

Esai Salman Rushdie: Musik Rock

bob

Saya baru saja menanyakan Vaclav Havel soal kekagumannya pada ikon rock Amerika Lou Reed. Dia menjawab bahwa sangat mustahil untuk melebih-lebihkan pentingnya musik rock dalam perlawanan rakyat Ceko pada masa-masa gelap antara Prague Spring sampai tumbangnya Komunisme. Saya hanya menikmati gambaran kejiwaan gerakan bawah tanah rakyat Ceko yang mendengar Velvet Underground memainkan “Waiting for the Man,” “I’ll Be Your Mirror,” atau “All Tomorrow’s Parties” lalu Havel menambahkan, dengan wajah sungguh-sungguh, “Apa kau sempat berpikir kenapa kami menamakan ini Revolusi Velvet?”

Kategori
Fiksi

Cerpen Terjemahan: “Yesterday” Karya Haruki Murakami [2/2]

Sabtu itu, Erika dan aku bertemu di Shibuya dan nonton film Woody Allen yang berlatar di New York. Entah bagaimana aku punya perasaan kalau dia sangat menyukai film Woody Allen ini. Dan aku cukup yakin kalau Kitaru belum pernah mengajaknya nonton film seperti ini. Untungnya, ini adalah film yang bagus, dan kami berdua merasa senang ketika kami meninggalkan bioskop.

Kategori
Fiksi

Cerpen Terjemahan: “Yesterday” Karya Haruki Murakami [1/2]

Sejauh yang kutahu, satu-satunya orang yang pernah menggunakan lirik Jepang untuk menyanyikan lagu Yesterday-nya The Beatles (dan mendendangkannya dalam dialek Kansai yang khas itu) adalah seorang pria bernama Kitaru. Ia gunakan lirik versi miliknya ini saat berkaraoke ria di kamar mandi.

Kemarin

Adalah dua hari sebelum besok,

Dan sehari setelah kemarin lusa.