Kategori
Non Fakta

Wawancara Ekslusif, Etgar Keret

etgar keret wawancara ekslusif

Aku sedang merobohkan sebuah tembok.

Semua reporter perempuan adalah sundal dan aku merobohkan sebuah tembok. Mungkin sudah sekitar empat bulan sejak dia pergi. Awalnya, kupikir semua kuli bangunan itu dapat menenangkanku, tapi justru hanya membuatku makin senewen saja. Dinding yang kurobohkan itu memisahkan antara ruang tengah dan kamar tidur. Jadi aku selalu membelakangi balkon. Tapi aku ingat. Kau tak harus melihat untuk mengingat. Aku ingat bagaimana kami duduk di sana pada malam hari.