Kategori
Cacatnya Harianku Celotehanku

Menikmati Konser

pandai besi taman film

Sebut saya manusia kolot dari zaman purbawi. Dan nampaknya saya sangat tidak cocok dengan genre stage photography. Dari 12 frame klise film Kodak Gold 200 yang saya boroskan untuk menjepret suasana Pandai Besi manggung di Taman Film saat acara Festival Arsitektur Parahyangan kemarin (6/6/15), hanya foto di atas yang menurut saya paling bagus untuk dipamerkan.

Saking dalam kondisi trance karena bisa nyanyi bareng Cholil Mahmud, sampai hirau untuk menyetel kamera primitif secara sungguh-sungguh. Kapan lagi soalnya saya hafal lagu-lagunya satu band, sehingga bisa pede menyuarakan mulut. Yang pasti, untuk urusan mengabadikan momen saat konser memang saya bukan ahlinya.

Kategori
Fotografi

Jalan-Jalan Asyik Yashica Lynx 14e

yashica lynx 14e roll 2 jalan jalan film

Sebut saya hipster, orang yang ga bisa move on dari masa retro, pecinta segala hal berbau jadul. Merasa kemajuan teknologi adalah kemunduran, namun tetap betah dengan kenyamanan modernitas hari ini. Memotret pakai kamera film analog namun ujung-ujungnya tetap diunggah ke sosial media.

Niat utama pakai kamera analog emang buat keren-kerenan. Rasanya lebih pede aja buat jalan-jalan jepret sambil nenteng kamera vintage ketimbang DSLR yang sekarang kelihatannya pasaran. Dan ya, kamera DSLR saya lebih sering nganggur di drybox.

Kategori
Fotografi

Tes Roll Yashica Lynx 14e

yashica lynx 14e ic arip blog

Dibeli September 2014 secara impulsif gara-gara dorongan jiwa hipster dan nafsu Gear Acquisition Syndrome. Namun kamera yang cuma dijadiin pajangan dan sempat jadi cameo di shit film Padjadjaran Elite University ini baru dipakai ngejepret belakangan ini.

Melihat dari kondisi fisik kamera buatan tahun 1968 yang sudah sangat uzur ini, saya kira hasil fotonya bakal super ancur. Makanya saya berekpektasi ga terlalu tinggi dan ngejepretnya pun asal-asalan tanpa terlalu memikirkan komposisi atau semiotika. Karena berpikir hasil jadinya akan seperti toycam, ya saya pakai prinsip Lomography aja. Don’t think just shoot!

Kategori
#ReboNyunda

Ngapdreuk Poto

roll film pertama-Edit

Baheula mah masih saeutik nu boga tustel teh, beda jauh jeung ayeuna, disababkeun kamajuan teknologi tea. Oh enya, kecap tustel ayeuna mah arang dipake, tos umum disebutna kamera.

Pas keur leutik mah sok resep lamun aya dulur ti kota nu nganjang teh, soalna sok bari nyandak kamera tea, hususna mun keur poe boboran siam. Tah kuring teh sok bungah mun difoto, asa siga model weh kudu pose kitu-kieu.

Teu siga ayeuna nu lamun difoto teh langsung bijil ti layar kamerana, pan baheula mah masih keneh nganggo klise film tea. Kudu nungguan diapdreuk heula, paling lila saminggu tah jadina teh. Atoh tah lamun tos nampi foto jadi, biasana aya hiji dua foto dina klise nu teu dicetak kumargi kabakar.