Cicerone

Apa yang ada di kepala, untuk dirumuskan dalam dunia ide, apa yang keluar dari mulut, setelah diartikulasikan dalam bahasa, apa yang masuk ke telinga orang lain, untuk diolah dan dipahami, setiap tahapannya bagai saluran air yang makin menyempit, tambahkan pula tumpukan sampah atau endapan tanah. Tiap informasi yang mengalirinya akan terus terdistorsi. Inilah masalah komunikasi … Baca Selengkapnya

Si Lalat Pengganggu

school of athens raphael
@ Raphael – School of Athens

oleh Goenawan Mohamad dalam Catatan Pinggir 3 OktoberĀ 1981

“Aku pusing,” begitulah kata seorang Yunani kuno bernama Theaetetus, pada suatu hari. “Itu permulaan filsafat,” komentar seorang Yunani kuno lain yang bernama Socrates.

Filsafat, seperti masuk angin, dimulai dengan pusing. Tapi berbeda dengan masuk angin, ia tak bisa stop. Setidaknya jika kita mengikuti Socrates – seorang tua bermuka buruk yang menghabiskan waktunya di tepi jalan untuk berdiskusi, di abad ke-4 sebelum Masehi. 2300 tahun yang lalu itu ia selalu nampak di pelataran orang ramai di Athena. Jubahnya itu-itu juga, dan ia bertelanjang kaki. Tapi sudah tentu ia bukan gelandangan.

Ia seorang bekas pejuang dalam perang melawan Sparta. Di waktu muda ia seorang pelajar filsafat. Ayahnya seorang pematung. Daripadanya Socrates mewarisi sebuah rumah. Ia bahkan juga punya uang yang diputarkan dalam bisnis oleh seorang sahabatnya.

Baca Selengkapnya

Aleksander, Anjing, Matahari

Cornelis_de_Vos_-_Alexander_and_Diogenes
@ Cornelis de Vos

oleh Goenawan Mohamad dalam Catatan Pinggir 2 Januari 1982

Apakah artinya gelar, dan puji-pujian?

Pada suatu siang yang kuno di Korintha, Yunani, seorang raja muncul di jalan menghampiri seorang fakir yang sedang terbaring. Raja itu bukan raja sembarangan, tapi juga fakir itu bukan fakir sembarangan.

Sang raja memperkenalkan diri, “Aku Aleksander yang Agung.”

Fakir itu membalas, adem, tanpa berdiri, “Aku Diogenes, sang anjing.”

Adegan itu terkenal dalam sejarah – mungkin karena ia melambangkan banyak hal. Diogenes semula seorang bankir yang bangkrut dari Sinope. Ia pun jadi peminta-minta. Tapi kemudian ia mendapatkan sebuah ajaran: ia berguru kepada filosof Antisthenes.

Baca Selengkapnya