Kategori
Fiksi

Cerpen Terjemahan: “Zeitgeist” Karya Kurt Vonnegut

De mortuis nil nisi bonum!” Kata pria di bangku bar di sebelahku. Saat itu hampir mendekati waktu tutup, si bartender pamit pergi sebentar, dan hanya ada kami berdua. Kami duduk berdampingan selama hampir dua jam tanpa bicara. Aku sesekali mempelajari bayangannya di cermin biru di belakang bar, tapi aku tidak menatap matanya sampai dia berbicara—dan apa yang kulihat membuatku terkejut. Dia punya perawakan dan sikap seorang anak muda atletis, belum tiga puluh, tapi matanya—matanya seperti mata orang tua yang sakit dan bingung, seperti pada Raja Lear. “Jangan ceritakan apa-apa selain kebaikan dari orang yang sudah meninggal!” Dia menerjemahkan setelah keheningan yang mengancam.