Weekly Photo Challenge: Converge

converge weekly photo challenge

Saat model kamera yang kekinian sudah tanpa cermin (Mirrorless), masih saja ada orang yang main dengan kamera jadul yang masih bercermin banyak (TLR/Twin Lens Reflex). Meski ada Adobe Photoshop dan CorelDraw, tapi tetap aja ada yang masih setia melukis lewat media kanvas.

Portal berita online menawarkan informasi terbaru dan tercepat setiap saat. Mudah diakses kapan dan dimana saja. Namun bukan berarti media cetak seperti koran bakal ditinggalkan.

Akan selalu ada mereka yang mencintai hal-hal ketinggalan zaman. Baik itu orang konservatif yang ga peduli terhadap kecanggihan dan menikmati kekolotan. Mungkin juga dari mereka yang sudah modern namun merasa bosan dengan kecanggihan, sehingga memilih menilik kembali hal-hal ‘retro’ dan ‘vintage’.

Ya kaya foto ini, meski format warna udah ada RGB sama CMYK, tapi fotonya malah di-BW-in.

Foto diambil di Grote Postweg alias Jalan Raya Pos di sekitar Kantor Pikiran Rakyat saat lagi Ngaleut eps. ‘Bandung Untuk Indonesia’. Koleksi jepretan di laptop yang saya angkat berhubung ngepas sama tema wpc minggu ini, Converge.

Photos are visual spaces where shapes and lines, objects, and people come together.

18 pemikiran pada “Weekly Photo Challenge: Converge”

  1. Aku jd iseng bandingin antara sokocon dan arif.. Klo tulisan di sokocon masih ada ‘ngobrol’nya, klo arif kayak ditutup, hasilnya lbh susah dikomentari..

    Balas
  2. Sy salah satu org yg cinta dgn hal yg antik tp bukan berarti lupa kecanggihan hehe. Fotonya kereen, wah jd pengen ikutan komunitas aleut bdg 🙂

    Balas

Tinggalkan komentar