Sebagai seorang muslim, pada umumnya kita hanya mengetahui ada 10 nama malaikat dengan masing-masing tugasnya.
Di antara malaikat yang disebutkan dalam Al-Qur'an, ternyata terselip nama Malaikat Zabaniyah. Siapakah malaikat ini? Dan apa tugas yang Allah turunkan kepadanya?
Zabaniyah Malaikat Penjaga Neraka
Dalam Islam, beriman dan meyakini keberadaan malaikat merupakan salah satu dari rukun iman.
Allah Ta'ala berfirman,
فَلۡيَدۡعُ نَادِيَهُۥ ١٧ سَنَدۡعُ ٱلزَّبَانِيَةَ ١٨
"Maka biarlah dia (Abu Jahal) memanggil golongannya (untuk menolongnya). kelak Kami akan memanggil Zabaniyah." (QS. Al-‘Alaq: 17-18).
Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, malaikat Zabaniyah adalah malaikat azab. "(biarlah mereka memanggil gologannya, kami akan memanggil Zabaniyah), sehingga dia tahu, siapa yang akan menang. Kelompok kami atau kelompoknya". (Tafsir Ibn Katsir, 8/438).
Selanjutnya, Ibnu Katsir menyebutkan riwayat dari Ibnu Abbas, yang menceritakan sebab turunnya ayat di atas, ketika Rasulullah SAW diancam Abu Jahal.
Diceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah shalat di dekat maqam Ibrahim. Tiba-tiba datang Abu Jahal, dan mengatakan, "Hai Muhammad, bukankah saya telah melarangmu untuk melakukan praktek semacam ini?"
Abu Jahal kemudian mengancam beliau. Rasulullah membalas ancamannya, hingga membuat Abu Jahal marah, dan membentak Nabi. Dia mengatakan, "Hai Muhammad, kamu mau mengancam dengan apa? Demi Allah, saya orang yang paling banyak pendukungnya di wilayah ini."
Maka Allah memberi kabar untuk menguatkan Nabi Muhammad lewat ayat tadi. Dengan keberadaan Zabaniyah.
Menurut Al-Qurtubi, Zabaniyah adalah nama jamak dari sekelompok malaikat.
Dalam riwayat dari Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim menyebutkan bahwa orang yang ditemui Muhammad selama Mi'raj dan diperlihatkan kepada Muhammad tentang neraka adalah Maalik sendiri, pemimpin Zabaniyah.
Baca juga: 8 Nama Neraka dalam Islam, Dalil dan Dosa Penghuninya
Beragam Tafsir Zabaniyah
Selain Ibnu Katsir dan Al-Qurtubi, para ahli tafsir semisal Mujahid, Abu Qatadah dan Dhahak berkata, "Zabaniyyah adalah malaikat. Abul Hudzail berkata: Zabaniyah itu kaki mereka berpijak dibumi sedangkan kepala mereka di langit." (Tafsir ThabarI dalam tafsir Al-’Alaq).
Secara terminologi, Zabaniyyah diambil dari kata zabn (زبن) yang berarti mendorong. Kenapa para malaikat tersebut dinamakan zabaniyyah? Para ulama menjelaskan karena mereka mendorong para penghuni neraka masuk ke dalam neraka. (Lisanul ‘Arab : 13/194).
Imam Abul Abbas al-Mubarrad menyatakan istilah zabāniyah secara harfiah berarti gerakan. Sehingga ditafsirkan oleh al-Mubarrad bahwa malaikat Zabaniah dinamakan demikian karena sifat gerakan menolak atau mendorong, dalam hal ini adalah perbuatan mendorong atau melemparkan secara paksa para pendosa ke dalam neraka.
Dari penjelasan di atas kita tahu Malaikat Zabaniyah adalah para malaikat yang ditugaskan untuk mengurus dan menyeret para penghuni neraka masuk ke dalam neraka.
Qatadah berkata, "Zabaniyyah berarti penjaga. ‘Atha berkata: mereka adalah malaikat yang kasar lagi keras. Muaqtil berkata: zabaniyyah adalah penjaga neraka Jahanam." (Zaadul Masiir Fi ‘Ilmi Tafsir karya ibnul Jauzy: 4/468).
Istilah Zabaniah dalam surah al-Alaq ayat 18 memang sebagian besar ditafsirkan sebagai nama diri dari malaikat yang diancamkan Allah bagi mereka yang menghalangi seseorang melakukan salat.
Akan tetapi, A. Hassan dalam Tafsir al-Furqan menerjemahkan istilah Zabaniah pada ayat tersebut sebagai Tentara Tuhan yang gagah.
Pada akhirnya, agar terhindar dari siksa neraka dan penanganan Zabaniyah, Al-Quran sudah menawarkan solusinya:
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-tahrim: 6).

